MUVILO.UK



MUVILO.UK adalah mesin pencarian video. Kami telah mengindeks jutaan video dari seluruh dunia

Ternyata 3 Jam Sebelum Bom Gereja di Surabaya, 4 Teroris Ditembak Mati Densus 88 di di Dalam Mobil


Download video Ternyata 3 Jam Sebelum Bom Gereja di Surabaya, 4 Teroris Ditembak Mati Densus 88 di di Dalam Mobil with Mp4 Mp3 format only in molore.com [Video]
Name:Ternyata 3 Jam Sebelum Bom Gereja di Surabaya, 4 Teroris Ditembak Mati Densus 88 di di Dalam Mobil
Duration:0 mnt 57 dtk
Published:12 Mei 2018
Source:Youtube
Like ?:
:Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menembak mati empat orang terduga teroris di Terminal Pasirhayam, Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (13/5/2018).

Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah SIK MH, mengatakan keempat terduga teroris terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

"Mereka terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan," katanya.

Keempat pelaku yang menggunakan mobil Honda Brio warna silver bernopol F 1614 UZ, telah diikuti pergerakannya oleh petugas sejak dari wilayah Sukabumi.

Saat memasuki wilayah Cianjur, tepatnya di perempatan Terminal Pasirhayam, terduga teroris yang mengetahui keberadaan petugas mencoba melarikan diri, dengan masuk ke dalam kawasan terminal.

Densus 88 yang mendapati hal tersebut langsung melakukan pengejaran.

Namun saat diberhentikan petugas keempat terduga teroris mencoba melawan dengan senjata api yang mereka bawa.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk aksi teror menjelang Ramadan dan Idulfitri 1439 hijriah.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil yang ditumpangi terduga teroris, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver, tiga buah tas yang diduga berisi bahan peledak, dua buah pelindung kepala (helm), satu lembar kertas bergambar sketsa rakitan senjata api dan beberapa barang bukti lainnya.

Anggota Densus 88 masih memburu pelaku teroris lainnya, sedangkan jenazah terduga teroris yang berhasil ditembak mati petugas langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.